Di tengah gelombang kabar pemutusan hubungan kerja massal dan penutupan studio game yang melanda industri dalam beberapa tahun terakhir, secercah harapan justru hadir dari komunitas gamer global melalui ajang Games Done Quick.
Berdasarkan laporan media internasional, maraton amal yang berfokus pada aksi speedrun ini telah berhasil mengumpulkan total dana fantastis mencapai USD 62 juta atau sekitar Rp900 miliar sejak pertama kali diselenggarakan 16 tahun lalu.
Related Stories
Stay Updated on Gaming & Sports News
Get the latest game releases, esports tournaments, and sports updates delivered straight to your inbox. Free and exclusive content for gaming and sports enthusiasts!
SubscribeDirektur Operasi sekaligus Co-Owner GDQ Matt Merkle menjelaskan bahwa inisiatif ini awalnya lahir dari semangat akar rumput untuk membantu yayasan kanker sebelum akhirnya memperluas jangkauan kerja sama internasional mereka.
"Kami memilih Prevent Cancer Foundation karena mereka tidak hanya mencari obat, tetapi juga cara mengobati kanker sebelum dimulai," ungkap Merkle sebagaimana dikutip dari laporan.
Selain isu kesehatan, ajang ini juga menggandeng organisasi kemanusiaan dunia Doctors Without Borders atau Médecins Sans Frontières untuk menyalurkan bantuan darurat medis di lebih dari 70 negara yang terdampak konflik maupun bencana.
Tidak hanya berfokus pada penggalangan dana kemanusiaan, Games Done Quick juga dikenal luas sebagai ruang aman bagi kelompok marjinal, khususnya para gamer transgender, dari berbagai bentuk intoleransi dan diskriminasi.
Dengan menerapkan aturan moderasi yang sangat ketat terhadap ujaran kebencian, ajang ini memastikan bahwa setiap peserta maupun penonton dapat mengekspresikan diri dengan bebas dan merasa diterima dalam komunitas.
Manfaat positif dari popularitas GDQ juga dirasakan langsung oleh para pengembang game independen, di mana penayangan langsung dalam acara tersebut terbukti mampu mendongkrak angka penjualan serta daftar keinginan produk mereka secara signifikan.