Sebagaimana diwartakan oleh BBC Sport, gelandang Tottenham Hotspur James Maddison membagikan kisah perjuangannya saat harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera ligamen krusiat anterior atau ACL.
Pemain berusia 29 tahun tersebut absen hampir sepanjang musim 2025-2026 setelah mengalami cedera parah pada bulan Agustus tahun lalu, yang menjadikannya sebagai tahun paling berat dalam hidupnya.
Related Stories
Stay Updated on Gaming & Sports News
Get the latest game releases, esports tournaments, and sports updates delivered straight to your inbox. Free and exclusive content for gaming and sports enthusiasts!
SubscribeDi tengah masa pemulihan yang melelahkan secara fisik dan mental, pasangan Maddison melahirkan anak kembar kedua mereka, sehingga kini mereka harus mengurus lima anak yang berusia empat tahun ke bawah.
Menurut laporan media, kehadiran sang buah hati menjadi pengalih perhatian yang sangat dibutuhkan Maddison untuk melupakan sejenak penderitaan akibat cederanya dan fokus mendampingi keluarganya.
Maddison bahkan mengungkapkan bahwa anak sulungnya sempat mengira dirinya telah meninggalkan Tottenham Hotspur karena sudah terlalu lama absen dari dunia sepak bola dan tidak turun ke lapangan.
Di sisi lain, Tottenham Hotspur juga mengalami musim yang sulit dan nyaris terdegradasi, membuat Maddison merasa sangat frustrasi karena hanya bisa menonton rekan-rekannya berjuang dari tribun penonton.
Situasi mulai mencair setelah pelatih asal Italia, Roberto De Zerbi, mengambil alih kursi kepelatihan pada bulan Maret dan berupaya mengembalikan kecintaan para pemain terhadap sepak bola.
Mengutip pernyataan Maddison, pelatih anyar tersebut sempat mengajaknya duduk di bangku cadangan meski belum sepenuhnya pulih, bahkan berseloroh bahwa ia boleh datang menggunakan sandal rumah.