Tim Cook resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Chief Executive Officer Apple pada Selasa setelah memimpin perusahaan selama 15 tahun. Di hari terakhirnya, Cook mengirimkan surat perpisahan kepada seluruh karyawan Apple yang berisi ungkapan rasa terima kasih dan keyakinannya terhadap masa depan perusahaan di bawah kepemimpinan John Ternus.
Dalam surat yang dilaporkan oleh Bloomberg dan 9to5Mac, Cook menyatakan bahwa hari terakhirnya sebagai CEO adalah momen yang selalu ia ketahui akan tiba namun tetap sulit dipercaya. Ia mengungkapkan cintanya yang mendalam kepada Apple dan tim di belakangnya, serta menyebut kebersamaan selama ini sebagai kehormatan seumur hidup.
Related Stories
Stay Updated on Gaming & Sports News
Get the latest game releases, esports tournaments, and sports updates delivered straight to your inbox. Free and exclusive content for gaming and sports enthusiasts!
SubscribeCook menegaskan bahwa kesuksesannya selama memimpin Apple tidak lepas dari kontribusi seluruh karyawan. Ia mengaku bahwa tim Apple telah membawa yang terbaik dalam dirinya dan ia tidak pernah melihat atau bersama dengan kelompok orang yang luar biasa seperti di Apple sepanjang hidupnya.
Mantan CEO itu juga menyoroti keistimewaan Apple sebagai tempat di mana budaya mengalahkan segalanya. Cook menekankan keyakinan bersama bahwa apa yang dibangun sangat berarti dan bahwa mereka memiliki kesempatan serta tanggung jawab untuk meninggalkan dunia lebih baik daripada saat menemukannya.
Warisan Cook dan Harapan untuk Masa Depan Apple
Cook mengakhiri suratnya dengan menyatakan keyakinannya pada John Ternus sebagai penerus. Ia menyebut Ternus sebagai sosok brilian, hebat, dan mampu, serta mengaku sangat bersemangat melihat kepemimpinan Ternus ke depan. Cook akan tetap berada di Apple sebagai executive chairman.
Tim Cook mewarisi tongkat estafet dari Steve Jobs pada 2011 dan berhasil membangun Apple menjadi kekuatan global dengan sedikit pesaing. Di bawah kepemimpinannya, Apple menjadi salah satu kekuatan paling dominan dalam kehidupan miliaran orang di seluruh dunia.
Dalam suratnya, Cook mengutip filosofi Steve Jobs tentang meninggalkan "lekukan di alam semesta". Ia menyatakan bahwa hal itu terwujud karena siapa mereka, apa yang mereka yakini, apa yang mereka nilai, dan bagaimana mereka melihat dunia.
Cook mengakui bahwa ia akan merindukan pekerjaan yang sangat ia cintai meskipun ia merasa tenang dengan keputusannya. Ia berharap karyawan tetap bangga menjadi bagian dari Apple dan terus memberikan yang terbaik, dengan kepedulian terhadap satu sama lain dan orang-orang yang mereka layani.