Penjelajahan maritim Eropa di pesisir Australia dimulai oleh para pelaut asal Belanda yang menjadi kelompok penjelajah pertama dengan catatan sejarah terdokumentasi dalam memetakan garis pantai benua tersebut. Pertemuan terdokumentasi yang pertama dicatatkan oleh seorang navigator asal Belanda bernama Willem Janszoon pada tahun 1606 silam di wilayah pesisir utara.
Ekspedisi paling terkenal berikutnya dipimpin oleh seorang letnan Angkatan Laut Kerajaan Inggris bernama James Cook pada tahun 1770 yang mengikuti instruksi Admiralty untuk menjelajahi Pasifik Selatan. Cook berhasil mencatatkan namanya sebagai orang Eropa pertama yang menjelajahi wilayah garis pantai bagian timur benua Australia secara resmi.
Related Stories
Stay Updated on Gaming & Sports News
Get the latest game releases, esports tournaments, and sports updates delivered straight to your inbox. Free and exclusive content for gaming and sports enthusiasts!
SubscribeSebelum ekspedisi tersebut, sejumlah teori maupun hipotesis sempat berkembang mengenai kemungkinan bangsa Portugis atau Spanyol yang lebih dulu melihat wilayah tersebut pada abad ke-16. Namun, sebagian besar sejarawan lebih meyakini bukti-bukti penjelajahan terverifikasi yang ditinggalkan oleh perusahaan dagang Belanda VOC dan para pelaut sesudahnya.
Perusahaan Hindia Timur Belanda memainkan peran yang sangat signifikan dalam penjelajahan kawasan perairan sekitar Nusantara dan Australia pada abad ke-17 berkat rute pelayaran baru yang ditemukan oleh Hendrik Brouwer. Rute tersebut memanfaatkan angin kencang di selatan samudra yang secara tidak sengaja membawa kapal-kapal Eropa bersandar di pesisir barat Australia.
Ekspedisi Awal dan Penemuan Pesisir Australia
Willem Janszoon yang memimpin kapal Duyfken melakukan pendaratan terdokumentasikan pertama di daratan Australia pada akhir Februari tahun 1606 di dekat wilayah Weipa sekarang. Dalam pelayarannya menyusuri pesisir barat Semenanjung Cape York, ia sempat mengalami bentrokan dengan penduduk pribumi setempat.
Pada tahun yang sama, ekspedisi asal Spanyol yang dipimpin oleh Pedro Fernandez de Quirós juga berlayar di perairan dekat wilayah tersebut dan keliru mengira pulau lain sebagai benua selatan legendaris. Wakil dari de Quirós yakni Luis Vaez de Torres kemudian berlayar melewati selat di sebelah utara Australia sambil memetakan wilayah pesisir selatan New Guinea.
Penemuan jalur pelayaran Brouwer Route pada tahun 1611 membuat perjalanan kapal-kapal dagang menuju Batavia menjadi jauh lebih cepat namun juga meningkatkan risiko terdampar di pesisir barat Australia. Salah satu nakhoda kapal VOC bernama Dirk Hartog tanpa sengaja mencapai daratan di Shark Bay pada tahun 1616 dan meninggalkan catatan navigasi penting.
Berbagai penemuan dari para pelaut tersebut kemudian dikumpulkan oleh kartografer pertama VOC bernama Hessel Gerritsz untuk menyusun peta resmi jalur pelayaran maritim. Peta-peta historis ini menjadi panduan penting bagi setiap kapal dagang yang melintasi kawasan perairan selatan dalam perjalanan menuju pusat perdagangan di Asia.