Mengutip laporan media Polygon, bulan September 2026 menjadi periode yang sangat sibuk bagi para pemilik konsol PlayStation 5 dengan hadirnya deretan game baru yang sangat dinantikan sebelum penantian panjang menuju peluncuran Grand Theft Auto 6. Meskipun tahun ini didominasi oleh berbagai judul besar, paruh kedua tahun 2026 menghadirkan kejutan tersendiri melalui kehadiran lima game papan atas yang diprediksi bakal meramaikan bursa penghargaan Game of the Year atau GOTY.
Game pembuka yang paling menyita perhatian adalah The Blood of Dawnwalker rilis tanggal 3 September buatan Rebel Wolves, studio yang didirikan oleh co-founder The Witcher 3 Konrad Tomazkiewicz. Berdasarkan laporan, game open-world berlatar abad pertengahan ini menempatkan pemain sebagai Coen, seorang karakter yang berubah menjadi vampir dengan sistem siklus siang dan malam yang dinamis serta penentuan keputusan penuh risiko. Para penggemar RPG tentu tidak ingin melewatkan kompleksitas narasi yang ditawarkan dalam setiap sesi permainannya.
Related Stories
Stay Updated on Gaming & Sports News
Get the latest game releases, esports tournaments, and sports updates delivered straight to your inbox. Free and exclusive content for gaming and sports enthusiasts!
SubscribeSelanjutnya pada tanggal 4 September, Capcom kembali mencuri panggung lewat Onimusha: Way of the Sword setelah sukses besar dengan Resident Evil Requiem dan Pragmata di awal tahun 2026. Sebagaimana diwartakan, game ini menandai kembalinya seri legendaris Onimusha setelah vakum selama 20 tahun, di mana pemain dapat menggunakan katana untuk menebas musuh di era Kyoto zaman Edo. "So long as the action keeps delivering, I imagine Capcom’s 2026 hot streak won’t end here," demikian ulasan yang ditulis oleh Giovanni Colantonio dari Polygon.
Kemeriahan berlanjut pada tanggal 15 September dengan peluncuran Marvel's Wolverine garapan Insomniac Games yang sempat menjadi perbincangan hangat di ranah internet. Meskipun sempat diwarnai polemik kebijakan industri, game aksi brutal ini menjanjikan pengalaman pertempuran yang intens dan bebas dari elemen hampa blockbuster tradisional. Pengamat industri Oli Welsh mengungkapkan apresiasinya terhadap desain permainan yang ringkas, meskipun ia mempertanyakan apakah aksi tebas musuh secara terus-menerus dapat mempertahankan minat pemain sepanjang alur cerita.
Memasuki akhir bulan tepatnya tanggal 24 September, Remedy Entertainment merilis sekuel yang sangat dinantikan berjudul Control Resonant dengan perubahan drastis dalam mekanik permainannya. Mengutip ulasan media, pemain kini akan mengendalikan Dylan Faden untuk menjelajahi kota Manhattan yang dikuasai monster dengan gaya pertarungan jarak dekat berbasis hack-and-slash yang unik dan surealis. Keunikan gaya penceritaan khas Remedy dipastikan tetap kental dan memberikan pengalaman bermain yang sama sekali berbeda dari seri pendahulunya.
Terakhir pada tanggal 24 September, para pecinta game horor akan disuguhkan Silent Hill: Townfall yang mengambil latar belakang di sebuah pulau terpencil di Skotlandia pada tahun 1996. Dikutip dari laporan, game petualangan horor sudut pandang orang pertama ini memanfaatkan perangkat layar televisi portabel bagi pemain untuk memecahkan teka-teki serta menerima petunjuk navigasi yang menegangkan. Jen Glennon dari Polygon menyebutkan bahwa rangkaian awal permainan mampu memicu ketegangan luar biasa yang membuat pemain selalu waspada di setiap sudut ruangan.