Pengaturan grafis Ultra di berbagai video game modern dinilai lebih mirip trik pemasaran ketimbang peningkatan visual yang signifikan bagi para pemain. Sering kali, opsi tertinggi ini hanya menguras performa perangkat keras tanpa memberikan perubahan kualitas gambar yang benar-benar sebanding saat dimainkan secara langsung.
"Sebagian besar game sebenarnya tidak benar-benar membutuhkan pengaturan Ultra untuk terlihat memukau, terutama dengan bantuan teknologi upscaling modern saat ini," ungkap salah satu pengulas perangkat keras dalam eksperimen terbarunya.
Related Stories
Stay Updated on Gaming & Sports News
Get the latest game releases, esports tournaments, and sports updates delivered straight to your inbox. Free and exclusive content for gaming and sports enthusiasts!
SubscribeDalam pengujian menggunakan kartu grafis kelas atas, menurunkan pengaturan dari tingkat maksimal ke opsi High atau menyeimbangkan mode upscaling memberikan lonjakan framerate yang drastis. Penurunan visual yang terjadi tergolong sangat minim dan hampir tidak kasat mata ketika game dimainkan dalam gerakan cepat.
Fenomena ini terlihat jelas pada judul-judul berat seperti Cyberpunk 2077 dan Alan Wake II yang kerap membuat sistem komputer kewalahan pada setelan mentok kanan. Dengan menurunkan sedikit beban grafis, pemain bisa menikmati animasi yang jauh lebih mulus tanpa harus kehilangan esensi keindahan visual dalam game.
Kenapa Pengaturan High Lebih Baik untuk Pemain
Banyak gamer kerap merasa FOMO atau tertinggal jika tidak menggunakan setelan maksimal, padahal perangkat keras kelas atas sekalipun bisa kewalahan. Penggunaan teknologi ray tracing atau path tracing di level ekstrem sering kali mengubah game menjadi tayangan salindia yang patah-patah.
"Peningkatan performa yang didapat jauh lebih berdampak pada kenyamanan bermain ketimbang mengejar beberapa piksel tambahan atau pencahayaan superfisial," jelas laporan pengujian tersebut.
Bahkan dalam game seperti Hogwarts Legacy dan Final Fantasy VII Rebirth, perbedaan visual antara mode Ultra dan High sangat tipis pada tangkapan layar bergerak. Para pemain disarankan untuk tidak ragu menurunkan pengaturan grafis demi mendapatkan kestabilan framerate yang optimal.
Pada akhirnya, pengaturan grafis tingkat dewa lebih sering dimanfaatkan untuk kebutuhan materi promosi pemasaran pengembang game semata. Bagi mayoritas gamer, menikmati permainan dengan lancar dan tanpa patah-patah di setelan High adalah pilihan yang jauh lebih rasional.